Posted in The Stories

Ironi Sepi dan Ramai

Saya pernah
membuang diri ke tengah keramaian
namun tetap merasa sepi di tengah keramaian…

Saya ingat,
saat itu saya sedang dipeluk kesedihan
dan kebimbangan.

Dan layaknya manusia normal,
ironi ini membenamkan saya lebih dalam
ke dalam ruang kesedihan,
hingga bahkan menangis pun saya tidak lagi mampu…

Saat ini pun
saya kembali berkawan dengan bimbang,
bimbang yang coba saya bunuh perlahan.

Tapi bahagialah saya
dengan segala keabnormalan
yang saya bangun bertahun-bertahun.
Berkali-kali saya berada dalam kesendirian,
namun saya masih mampu merasa ramai di tengah kesepian.

Mungkin saya yang sekarang
sudah lebih mampu
menemukan kecantikan luka di atas segala kenistaannya,
menyesap  manisnya duka di atas segala kepedihannya.

Advertisements

Author:

I am a greedy person. I always want to get more, to be more, to gain more. Sometimes I feel like I can't get through my own mind. I couldn't even understand myself. That's why I create ExtraordinarNee. To see through me, and to be seen... :)

Write your comment down here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s