Posted in The Lessons

Pernapasan Amfibi

Hello gorgeous,

Pernah melihat katak atau kodok? Jika pernah, selamat! Anda telah berkenalan dengan bangsa amfibi.

Amfibi atau amfibia (Amphibian) adalah hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di dua alam, yaitu air dan darat.

Amfibi meneruskan jalur keturunannya dengan bertelur. Telur-telur amfibi biasanya dikeluarkan di air atau disimpan di tempat yang lembab dan basah. Telur menetas menjadi larva berbentuk berudu, yang kemudian bermetamorfosa menjadi amfibi dewasa.

Alat pernapasan amfibi berbeda-beda, tergantung pada fase hidupnya.

  • Berudu bernapas dengan insang
  • Amfibi dewasa bernapas menggunakan paru-paru dan kulit

Insang

Berudu memiliki 3 pasang insang yang terletak di belakang kepala.
Insang digetarkan untuk menyerap oksigen yang terlarut dalam air, kemudian oksigen berdifusi ke pembuluh kapiler darah (di insang, jumlahnya banyak).
Pada berudu yang berumur 9 hari, insang luar berubah menjadi insang dalam (terbentuk dari insang luar yang tertutup lapisan kulit).

Kulit

Kulit katak tipis, selalu lembab, dan mengandung banyak kapiler darah.
Pernapasan melalui kulit dilakukan saat amfibi berhibernasi (tidur).
Pernapasan melalui kulit dilakukan secara difusi.
Oksigen yang masuk lewat kulit kemudian diangkut melalui vena kulit paru-paru (vena pulmo kutanea) menuju jantung, dan selanjutnya diedarkan ke seluruh tubuh.
Karbondioksida dari jaringan dibawa ke jantung. Jantung memompa CO2 ke kulit dan paru-paru melalui arteri kulit paru-paru (arteri pulmo kutanea).

Paru-paru

paru-paru amfibi

Paru-paru amfibi berupa sepasang kantung tipis dan elastis, dindingnya dikelilingi banyak kapiler darah sehingga berwarna kemerahan.
Paru-paru amfibi berisi lipatan yang membentuk alviola (kamar-kamar kecil). Kedua kantung paru-paru dihubungkan oleh saluran bronkus pendek, yang bersatu menuju larynx (kotak suara) dengan lubang yang disebut glottis.
Pernapasan melalui paru-paru melibatkan difusi.
Rongga mulut dan paru-paru terhubung oleh bronkus yang pendek.
Mekanisme pernapasan diatur oleh otot rahang bawah (musculus submandibularis), musculus sternohyoideus, musculus geniohyoideus, dan otot perut.

  • Inspirasi
    Otot sternohioideus berkontraksi – rongga mulut membesar – O2 masuk melalui koane (celah hidung) – koane menutup – otot submandibularis dan otot geniohioideus berkontraksi – rongga mulut mengecil – O2 terdorong ke paru-paru melalui celah-celah – terjadi pertukaran gas di paru-paru (O2 diikat oleh darah di kapiler dinding paru-paru, CO2 dilepaskan ke lingkungan).
  • Ekspirasi
    Terjadi pertukaran gas di paru-paru – otot submandibularis berelaksasi – otot perut dan sternohioideus berkontraksi – paru-paru mengecil – udara tertekan keluar dan masuk ke rongga mulut – koane membuka – celah tekak menutup – otot submandibularis dan geniohioideus berkontraksi – rongga mulur mengecil – CO2 terdorong keluar melalui koane.

inspirasi ekspirasi amfibiYeap, begitulah kira-kira mekanisme pernapasan pada amfibi… Coming up with the next team: Reptile. πŸ˜‰

Love,
^nee^

Advertisements

Author:

I am a greedy person. I always want to get more, to be more, to gain more. Sometimes I feel like I can't get through my own mind. I couldn't even understand myself. That's why I create ExtraordinarNee. To see through me, and to be seen... :)

One thought on “Pernapasan Amfibi

Write your comment down here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s