Posted in The Lessons

Double Standard

Hello gorgeous…

Udah pernah denger istilah “double standards”? Buat yang belom pernah denger atau belom tau maksudnya double standards, simak!

Cewek yang dijadiin standar tu biasanya yang kulitnya putih, badannya kurus kayak model catwalk, mukanya cantik ato manis. Kalo cowok, beda lagi. Standar yang dipatok buat cowok tu badannya kotak-kotak, kulitnya semu kecoklatan, badannya tinggi, ada jambangnya dikit, tajir (iya nggak sih?). Nah… Kayak gitu tuh yang namanya double standards, bahwasanya ada patokan yang beda untuk 2 grup yang berbeda… Yang dalam kasus tadi pembedanya adalah gender alias jenis kelamin.

Beberapa hari lalu, aku sempet buka 9gag (Semacam media sosial. Cek aja 9gag.com). Ada beberapa postingan yang nyentil topik double standards.

Kenapa aku nulis postingan ini? Apakah aku mau ikut-ikutan mengkritisi isu double standards?

Nope, gals…
Justru aku pengen mengkritisi yang merasa diribetkan oleh adanya double standards.

Gini, double standards tu yang bikin adalah manusia. Society. Masyarakat sendiri. Jadi yang bisa ngubah double standards jadi single standard ya manusianya itu sendiri. Instead of getting frustated or offended by double standards, why not doing something to eliminate them?

Trus satu lagi, menurut aku, orang-orang yang merasa tersinggung atau dirugikan oleh double standards itu malahan orang-orang yang mematok hidupnya pada double standards, tapi ga bisa mencapai standar itu, trus jadinya jengkel sendiri. Udah deh, gals. Kamu ya kamu. Orang lain ya orang lain. Kalo kamu nggak setuju ama standar yang dibikin orang lain, bikin standarmu sendiri. Tiap manusia emang udah jatahnya terlahir unik. Beda. Beragam. Anak kembar aja pasti punya minimal 1 perbedaan. Orang lain nggak bisa dijadiin patokan.

Dilihat dari sisi lain, geli aja kalo orang cuma merhatiin bahwa ada double standards. Actually it’s more than two! Cantik di Indonesia belom tentu dianggep cantik di Amrik sono. Standar kurusnya Indonesia belom tentu sama dengan di India. Multiple standards tuh! Jadi kalo ada banyak macem standard untuk 1 aspek aja, bisa dibilang bahwa standar itu nggak ada! Eksistensi standar kecantikan, standar kegantengan, standar kepintaran, ato standar lainnya, harusnya dipertanyakan.

Jadi ya intinya, menurut aku, nggak usah mikir patokan yang dibikin orang lain. Kamu aja yang netapin standar buat dirimu sendiri. Misal neh: aku pengen jadi pinter banget. Nah, kasih patokan yang sesuai ama karakter atau kemampuan kamu. Kalo sekarang kamu bisanya cuman baca tulis, patokan “pinter” buat kamu bisa jadi…bisa menemukan kosakata baru yang dipatenkan dan digunakan ama masyarakat internasional. Muluk? Biarin… Namanya juga contoh…

Buat aku pribadi, kalo ditanya masalah standar (if it exists), standar cakep tu apaan, bakal aku jawab: tampil bersih (bukan berarti nggak korengan!), ngerawat badan n wajah, gaya rambut sesuai ama bentuk wajah, wangi, punya kharisma (biasanya yang auranya kuat tu bakal kerasa). Kalo standar pinter? Yang jelas, cerdas, lebih pinter dari aku, gak lemot, quick learner, diplomasinya bagus, wawasannya luas, open mind, sadar ama situasi (bisa menempatkan diri), diajak ngobrol bisa nyambung walopun topiknya totally random dan nggak penting buat perdamaian dunia. Itu standar buat aku. Buat kamu juga belom tentu kayak gitu kan?

Hiduplah dengan apa adanya kamu. Kalo emang butuh patokan buat berkembang, bikin sendiri dong! Sesuaikan ama apa yang kamu punya sekarang. Jadinya, standar itu lebih pada mimpi dan harapan kamu buat diri kamu sendiri, untuk bikin diri kamu jadi lebih baik. Standar internasional? That’s nonsense! Buang ke laut dan move on!

Advertisements

Author:

I am a greedy person. I always want to get more, to be more, to gain more. Sometimes I feel like I can't get through my own mind. I couldn't even understand myself. That's why I create ExtraordinarNee. To see through me, and to be seen... :)

Write your comment down here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s